Tuesday, April 2, 2019

Terminal Belawan Tambah Fasilitas STS Crane dari Jepang

Untuk meningkatkan pelayanan dan kecepatan proses bongkar muat di TPKDB, Pelindo 1 mendatangkan dua unit STS Crane buatan Jepang

Dua crane tersebut merupakan produksi Mitsui E&S Machinery Co. Ltd Asal Jepang. Sebelum kedatangan STS Crane ini, Pelindo juga sudah mendatangkan 4 unit alat bongkar muat peti kemas Rubber Tyred Gantry (RTG).

Total saat ini TKBDB memiliki 20 unit Terminal Tractor, 9 unit RTG, 4 unit Mobile Harbour Crane, 6 unit Container/Ship-toShore Crane, 7 unit Reachstacker, 2 unit Sideloader, dan 1 unit Forklift.

Dijelaskan Indra  sebagai General Manager TPKDB, TPKDB merupakan salah satu cabang Pelindo 1 yang mengelola kegiatan bongkar muat peti kemas domestik antarpulau, yang traffic-nya terus mengalami peningkatan positif setia ptahun.

Pada 2019 throughput peti emas domestik yang dikelolanya mencapai 503,951 TEUs, meningkat signifikan dari 476,112 TEUs yang dicapai pada 2017 dengan produktivitas mencapai 37 box/ship/hour.

Pencapaian ini diatas taget yang ditetapkan Dirjen Perhubungan Laut sejumlah 32 b/s/h.

TPKDB, kata Indra, mengalami peningkatan produktivitas boongkar muat yang sangat signifikan beberapa tahun terakhir.

Vice President Public Relations Pelindo 1 Fiona Sari utami menambahkan, dalam menjalankan aktivitas bisnisnya, jajaran manajemen Pelindo 1 harus berkomitmen untuk senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik kepada pengguna jasa.

Dokumen Penyelidikan Polisi Buat Ratna Akui Berbohong soal Penganiayaan

Ahmad Rubangi Bersaksi di Persidangan Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (2/4/2019)

Menurut Saharudin, dokumen pdf itu pertama kali didapatkan melaui WhatsApp dari seseorang bernama Siane.

Selanjutnya, Siane menyampaikan informasi keberadaan dokumen pdf tersebut kepada Ratna.

Setelah mendapat informasi tersebut, Ratna langusng menutup pintu kamarnya kembali tanpa mengucapkan sepatah kata apapun.

Kemudian, Ratna memanggil Saharudin, Ahmad Rubangi, Pele, dan anaknya yang bernama Iqbal untuk menemuinya di kamar.

Ratna menggelar konferensi pers untuk mengklarifikasi kabar bohong penganiayaan dirinya kepada awak media pada 3 Oktober 2018.

Dalam persidangan keenam dengan terdakwa Ratna Sarumpaet yang digelar pada Selasa ini, Jaksa juga menghadirkan dua karyawan Ratna Serumpaet sebagai saksi yakni Ahmad Rubangi dan Makmur Yulianto Alias Fery.

Sementara, satu saksi lainnya adalah tim badan Pemenangan Nasional (BPN).

Dalam kasus ini, Ratna didakwa dengan Pasal 14 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Hukum Pidana.

Jaksa juga mendakwa Ratna dengan Pasal 28 Ayat (2) jo Pasal 45 A Ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).


Monday, April 1, 2019

Bangkai Sapi Mengambang di Laut Kejutkan Para Turis Pulau Tenerife

Sapi pertama kali muncul di pantai wisata Playa de La Jaquita dekat resor pantai El Medano. (YouTube/Ardiel Rodriguez)

Turis di Kepulauan Canaria, Spanyol, biasanya menyaksikan paus dan lumba-lumba. Tapi kali ini, mereka dikejutkan dengan bangkai tiga ekor sapi yang mengambang di lautan.

Salah satu bangkai sapi itu pun hanyut di pantai destinasi wisata populer di Tenerife.

Sapi-sapi yang mati itu muncul di perairan selama 7 hari terakhir. Padahal, kepualauan tersebut dikenal karena keindahan lingkungan dan perhatiannya terhadap perlindungan hewan.

Sapi pertama kali muncul di pantai wisata Playa de La Jacquita dekat resor pantai El Medano.

Ketika itu, dua perenang terkejut menemukan bangkai sapi di pantai. Kemudian, pengendara jet ski membantu mendorong hewan tersebut ke pasir.

Petugas lalu menari kbangkai agar menjauh dari pantai dan dibawa ke tempat pembuangan sampah.

Beberapa hari kemudian, bangkai sapi lainnya hanyut di pantai dekat kawasan industri Granadilla de Abona.

Bangkai sapi yang ketiga terlihat mengambang di tengah laut antara Tenerife dan pulau La Gomera yang indah.

Hewan mamalia tersebut berasa ldari kapal pengangkut ternak yang melakukan perjalanan dari Amerika Selatan.

Jika seekor hewan mati selama penyeberangan, bangkainya dilemparkan ke laut.


Pengendara Motor: Enggak Nyaman Harus Hindari Jalan Berlubang di Gunung Sahari

Jalan Gunung Sahari ke arah Ancol nampak rusak dan berlubang, Selasa (2/4/2019).

Sejumlah warga mengeluhkan kondisi Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat

Selasa (2/4/42019) pukul 12.000 WIB, ruas jalan Gunung Sahari arah Pintu Air Jembatan Merah dan Ancol bergelombang dan bolong. Kerusakan tersebut juga terjadi pada bekas tambalan jalan.

Sepanjang ruas jalan tersebut setidaknya ditemui 10 lubang berdiameter 10 sentimeter dan kedalaman 5 sentimeter.

Kondisi itu dikeluhkan warga, baik pengendara motor dan mobil yang sehari-hari melintas di sana.

Tangguh (23) salah satu pengendara motor mengaku tak nyaman karena sering menghindari lubang.

Senada dengan Tangguh, Ivan (29) seorang pengendara motor juga was-was ketika melintasi Jalan Gunung Sahari.

Dede (35) sopir truk juga menyebutkan bahwa kondisi jalan berlubang memang meresahkan. Apalagi sebagai pengendara mobil cukup susah untuk menghindari lubang.

Rincian Kesaksian Kenalan Dekat yang Sebut Seungri Sediakan Prostitusi

Seungri menjalani pemeriksaan di Kantor Polisi Metropolitan Seoul, Korea Selatam, dari Kamis (14/3/2019) hingga Jumat (15/3/2019) pagi.

Rincian kesaksian seseorang yang memberatkan mantan member BIGBANG, Seungri, dalam kasus dugaan penyediaan protitusi akhirnya terungkap. Sebuah media lokal melaporkan, saksi tersebut merupakan kenalan bintang K-pop itu.

Kepada polisi, saksi yang tak diungkapkan identitasnya itu menyatakan bahwa Seungri melakukan pelacuran di lokasi-lokasi yang selama ini dicurigai.

Ilyo Shinmun, polisi yang menyelidiki kasus tersebut, memperoleh kesaksian dari kenalan dekat Seungri itu setelah dua kali pemeriksaan, yakni pada 25 dan 28 Maret 2019.

Kenalan itu bersaksi bahwa dugaan pelacuran terjadi di pesta ulang tahun Seungri 2017 di Filipina, tempat ia berkunjung untuk urusan bisnis.

Lokasi lainnya, masih berdasarkan pengakuan saksi tersebut, adalah Club Arena di Seoul, Korea Selatan, tempat ia menjamu investornya, Seungri juga disebut menyediakan layanan prostitusi ditempat lain.

Laporan itu menambahkan bahwa si saksi bertugas mengurus perempuan yang terlibat dan membayar mereka 4 juta won atau setara Rp 50 juta perorang untuk perjalanan ke luar negeri dan 2 juta won atau Rp 25 juta untuk melakukan "tugas" di club malam lokal.

Tuduhan mediasi pelacuran terhadap Seungri pertama kali di buat karena laporan eksklusif oleh SBS FunE pada 26 Februari 2019, dimana media tersebut mengungkapkan pesan teks yang berisi Seungri memerintahkan karyawan Club Arena untuk menemukan pekerja seks komersil (PSK) untuk investor asing pada Desember 2015.

Wahidin Halim Sebut Tidak Masalah Dipecat Demokrat karena Tak Dampingi AHY Kampanye

Gubernur Banten Wahidin Halim saat ditemui usai Rapat Paripurna Luar Biasa di Gedung DPRD Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin (1/4/2019)

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, tidak masalah jika dirinya dipecat sebagai kader Partai Demokrat.

Isu pemecatan Wahidin muncul saat dirinya tidak hadir mendampingi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat kampanye di Banten.

Mantan Walikota Tangerang itu mengatakan dirinya tidka perlu hadir dalam kampanye Demokrat lantaran bukan tim sukses.

Sementara saat disinggung ketika Wahidin menghadiri kampanye terbuka calon presiden nomor urut 01 Jokowi pda Minggu (24/3/2019) lalu di Stadion Ciceri, Serang, Wahidin berkilah mendampingi Jokowi yang merupakan Presiden.

Soal ketidakhadiran Wahidin dalam kampanye Demokrat di Serang, ditanggapi oleh DPD Partai Demokrat Provinsi Banten.

Ketua DPD Demokrat Iti Octavia Jayabaya mengatakan, Wahidin disebut tidak tahu berterima kasih.

Iti juga mengatakan opsi sanksi terhadap Wahidin akan diberikan oleh DPP Demokrat di Jakarta, lantaran saat ini Wahidin masih tercatat sebagai kader Demokrat tingkat Provinsi Banten.

Dongkrak Konsumsi Karet Dalam Negeri, Indonesia Genjot Jalan Aspal Karet dan Vulkanisir

Perkebunan karet

Indonesia mulai mengimplementasikan kebijakan Agreed Export Tonnage Scheme (AETS) ke-6 untuk mengurangi volume ekspor karet alam. Kebijakan itu diambil dalam kesepakatan tiga negara penghasil karet, yakni Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Deputi VII Kementerian Koodinator Bidang Perekonomian, Rizal Affandi Lukman mengatakan, dengan berkurangnya volume ekspor, maka konsumsi karet dalam negeri akan ditingkatkan. Salah satunya dengan menggenjot penggunaan karet sebagai campuran aspal jalan.

Pemerintah akan meningkatkan penggunaan karet untuk campuran aspal jalan pada 2019, Rencananya, jalanan berlapis aspal karet itu akan dibangun sepanjang 65,8 kilometer tahun ini.

Setiap kilometer bisa menyerap 3 ton crumb rubber. Diperkirakan karet yang akan terserap dengan maksimal.

Salah satu tujuan pengurangan ekspor adalah untuk memperbaiki harga karet dunia. Hingga akhir 2018 lalu, harga karet alam sekitar 1.2 dollar AS perkilogram. Belakangan harganya mulai naik menjadi 1,4 dollar AS perkilogram.

Selain itu, untuk mengurangi stok karet yang agak berlebih di negara penerima ekspor Riza mengatakan, ada isu yang beredar bahwa pasar china kelebihan pasokan impor karet. Menurut dia, isu tersebut tak berdasarkan data yang akurat.

Dalam kajian selama pertemuan membahas kebijakan AETS, memang ada sedikit kelebihan pasokan karet ke beberapa negara. Di pasar Shanghai yang diperdagangkan adalah karet premium, bukan karet alam.

Sementara 70 persen perdagangan karet di dunia adalah karet alam.