Thursday, May 9, 2019

Dua Pelaku Penembakan Ketua KPPS Lampung Utara Ditangkap

Ilustrasi peluru

Tim Gabungan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Sungkai Selatan dan Polsek Abung Timur, Polres Lampung Utara, menangkap dua tersangka penembakan Ketua Panitia Pemungutan Suara ( KPPS) TPS 02 Isrejo Lampung Utara, Ahmad Safari.

Pandra mengatakan, kedua tersangka bernama Aripin alias Ardiansyah (34) warga Dusun Karang Tempel, Desa Pakuan Agung, Kecamatan Muara Sungkai, dan Ibun (30), warga Desa Bandar Abung, Kecamatan Abung Surakarta, Kabupaten Lampung Utara.

Kedua pelaku ditangkap di kediamannya masing-masing. Saat dilakukan penangkapan, tersangka Ibun melakukan perlawanan sehingga petugas menembaknya.

Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam dan tas salempang warna coklat yang berisi pahat.

Diberitakan sebelumnya, kasus kriminal tersebut terjadi pada 19 April.

Kedua pelaku sekitar pukul 04.45 WIB masuk ke rumah Ahmad Safari di RT 2. Pelaku masuk dengan cara mencongkel jendela dan mengeluarkan motor Honda Vario melalui membuka pintu dapur.

Pada saat pelaku mengeluarkan sepeda motor korban, pelaku diketahui oleh korban dan istrinya dan seketika itu pelaku melakukan penembakan dan mengenai pintu.

Wednesday, May 8, 2019

Tottenham Hotspur, Tim Ke-40 yang Tampil di Final Liga Champions

Lucas Moura, Dele Alli, dan Oliver Skipp merayakan keberhasilan timnya lolos ke final Liga Champions seusai laga Ajax Amsterdam vs Tottenham Hotspur di Johan Cruijff Arena, 8 Mei 2019.

Tottenham Hotspur mencatatkan diri sebagai tim ke-40 yang lolos ke final Liga Champions.

Sebelum Spurs- julukan Tottenham- ada 39 tim lainnya yang sebelumnya pernah berlaga di partai final.

Raksasa Spanyol, Real Madrid, menjadi tim yang paling sering tampil di final dengan jumlah 16 kali, 13 diantaranya berbuah juara.

Sementara itu, Juventus menjadi tim yang paling sering kalah di final. Si Nyonya Tua tercatat sudah sembilan kali masuk final, namun hanya dua yang berbuah juara.

Sedangkan tujuh lainnya berakhir dengan kekalahan. Ada 18 klub yang baru pernah mencicipi final, empat diantaranya berhasil menjadi juara.

Keempat tim adalah Feyenoord (1970), Aston Villa (1982), PSV Eindhoven (1988), dan Red Star Belgrade (1991).

Spurs lolos ke partai puncak setelah menang 3-2 atas Ajax Amsterdam pada leg kedua semifinal di Johan Cruyff Arena pada Rabu (8/5/2019) atau Kamis dini hari WIB.

Spurs lolos ke final berkat unggul agresivitas gol di kandang lawan. Pada leg pertama di kandang sendiri pekan lalu, Spurs kalah dari Ajax dengan skor 0-1. S

elain menjadi tim ke-40, Spurs menjadi tim Inggris ke-8 yang lolos ke final kejuaraan Eropa setelah Arsenal, Aston Villa, Chelsea, Leeds United, Liverpool, Manchester United, dan Nottingham Forest.

Pada laga puncak, Spurs akan menantang sesama wakil Inggris, Liverpool di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, 1 Juni mendatang. Laga Spurs vs Liverpool menjadi final ketiga sesama tim Inggris di Eropa sepanjang sejarah.

Dua "All English Final" sebelumnya terjadi pada laga Spurs vs Wolverhampton Wanderes di final Piala UEFA musim 1971-1972, dan laga Manchester United vs Chelsea di final Liga Champions musim 2007-2008.

Usai menyingkirkan Ajax di semifinal, pelatih Tottenham, Mauricio Pochettino tak bisa menyembunyikan luapan kegembiraannya.

Keajaiban Alam Pegunungan Pelangi Ternyata Juga Ada di Peru

Pegunungan Pelangi di Negara Peru.

Biasanya, pelangi akan muncul di langit setelah hujan. Fenomena munculnya pelangi tersebut disebabkan oleh pembiasan cahaya matahari oleh titik-titik air hujan. Namun, ternyata pelangi tak hanya ada di langit.

Dunia yang luas menyimpan berbagai keunikan dan keajaiban alam. Salah satu keunikan dan keajaiban alam itu adalah fenomena pegunungan pelangi.

Sesuai namanya, fenomena gunung pelangi benar-benar menyajikan panorama berupa pegunungan yang berwarna-warni.

Fenomena alam ini terjadi secara alami, bukan merupakan editan atau buatan manusia. Pegunungan pelangi ada di Peru, yakni Gunung Vinicunca. Fenomena alam ini dekat dengan Kota Cusco, Peru.

Wisatawan yang ingin menyaksikan keindahan gunung pelangi ini biasanya memulai perjalanan dari kota itu.

Satu hal yang perlu diketahui adalah, fenomena gunung pelangi di Negara Peru ini ternyata bisa disaksikan karena dampak pemanasan global.

Beberapa tahun yang lalu, tidak ada wisatawan di Cusco karena hanya ada pegunungan bersalju di sana.

Pemanasan global kemudian membuat salju dan gletser yang menutupi pegunungan menjadi mencair.

Menghilangnya lapisan salju pun membuat fenomena pegunungan pelangi menjadi terlihat. Keberadaan pegunungan pelangi pun membuat Cusco ramai oleh wisatawan.

Kini bisnis wisata menuju Gunung Vinicunca begitu berkembang di kota itu karena banyaknya wisatawan yang penasaran dengan fenomena keajaiban alam tersebut.

Warna pelangi tersebut disebabkan oleh pelapukan mineralogi. Warna merah menunjukkan adanya kadar besi oksida yang ada di sana.

Pegunungan pelangi ini pun bisa dibilang sebagai endapan yang kaya akan besi.Fenomena tersebut mirip dengan karat pada besi yang terjadi karena proses oksidasi.

Endapan kaya zat besi juga akan berubah warna jika terkena oksigen dan air.

Sebelumnya, lapisan unik ini telah tersembunyi di bawah pembekuan gletser Pegunungan Andes dan baru sekarang bisa untuk dilihat.

Gunung ini juga bisa untuk aktivitas pendakian. Namun, hendaknya wisatawan yang berniat mendakinya mempersiapkan diri karena ketinggian gunung mencapai sekitar 6.384 meter di atas permukaan laut.

Perjalanan bisa memakan waktu beberapa hari. Salah satu cara terbaik untuk mendaki gunung pelangi adalah melalui operator tur.

Beberapa operator tur akan menawarkan perjalanan dengan menunggang kuda. Selain itu, waktu terbaik untuk melakukan pendakian adalah pada musim kemarau antara Bulan Mei sampai Septermber.

Pendaki juga hendaknya sopan dan sesuai tradisi setempat karena Gunung Vinicunca dianggap suci oleh orang Peru.

Ketua Panwascam Rendang Disebut Hilang Ingatan Saat Tugas, Ternyata Sakit Ginjal

Ketua Pengawas Kecamatan Rendang, Karangasem, Bali, I Gede Artana (52) menjapani perawatan intensif di RSUD, Sanjiwani, Gianyar

Kasus Ketua Pengawas Kecamatan Rendang, Karangasem, Bali, I Gede Artana (52) yang disebut hilang ingatan saat menjalankan tugas sebagai pengawas kecamatan dalam pelaksanaan Pemilu 2019 beberapa waktu lalu mengagetkan masyarakat.

Setelah dilarikan ke rumah sakit, ternyata I Gede Artana bukannya hilang ingatan tetapi kehilangan kesadaran akibat sakit ginjal.

Menurunnya kesadaran Ketua Panwascam Kecamatan Rendang ini akibat beberapa hari sebelumnya, korban melakukan cuci darah.

Ketua Bawaslu Karangasem Putu Gede Suastrawan mengatakan, saat ini I Gede Artana harus kembali menjalani proses cuci darah di RSUD Sanjiwani, Gianyar Bali.

Dijelaslan Suastrawan, sebelum menjadi petugas Panwas, I gede Artana memiliki riwayat tekanan darah tinggi. Saat menjalankan tugas, kondisi I Gede Artana sempat drop.

Puncaknya setelah Pemilu kesadarannya terus menurun dan dilarikan ke Puskesmas Rendang. Awalnya pihak puskesmas tidak menemukan gejala penyakit kronis.

Namun, setelah menjalani pemeriksaan di rumah sakit Sanjiwani, I Gede Artana didiagnosa mengidap sakit ginjal akut.

Selain itu Suastrawan juga meluruskan bahwa tidak benar I Gede Artana kehilangan ingatan, hanya tingkat kesadaran menurun.

Saat ini I Gede Artana terus mendapat kunjungan baik dari keluarga maupun sesama pengawas.

Pihak Bawaslu sendiri telah mengajukan permohonan santunan bagi I Gede Artana ke Bawaslu RI melalui Bawaslu Bali.

Tuesday, May 7, 2019

Bubarkan Balapan Liar, Polisi Amankan Puluhan Motor yang Ditinggal Kabur Pemiliknya

Balapan liar di Pantai Bahari, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, dibubarkan petugas Polsek Polewali dan Lantas Polres Polman, Rabu Subuh (8/5/2019).

Petugas Polsek Polewali dan Lantas Polres Polewali Mandar membubarkan aksi balap liar di Pantai Bahari, Rabu (8/5/2019) pagi.

Para pelaku balap liar langsung lari berhamburan meninggalkan lokasi arena balap.

Sejumlah kendaraan pelaku balap liar lain yang ditinggal pemiliknya diamankan oleh petugas.

Puluhan kendaran tersebut kemudian diangkut menggunakan mobil patroli ke Unit Lantas Polres Polewali Mandar.

Untuk memberi efek jera, kendaraan pelaku balap liar disita dan baru bisa diambil atau diurus pemiliknya setelah lebaran hari raya Idul Fitri nanti.

Aksi balap liar di Pantai Bahari memang kerap terjadi sejak Ramadhan pertama. Biasanya, balap liar ini digelar seusai shalat tarawih dan shalat subuh.

Balapan liar sendiri dikeluhkan warga sekitar dan pengendara jalan yang melintas karena membahayakan pelaku dan masyarakat.

Warga bahkan sempat memalang jalan di sekitar rumahnya karena menolak dijadikan arena balapan liar para remaja.

Warga berharap agar pihak kepolisian rutin menggelar patroli dan menempatkan personelnya di lokasi yang menjadi arena balap liar.

Kasat Lantas Polres Polewali Mandar AKP Rusli Said yang memimpin razia mengatakan, balap liar ini adalah perilaku kambuhan dari anak-anak remaja.

Pelaku biasanya hanya datang ngetem atau duduk-duduk di pantai, namum karena melihat rekannya atau kelompok lain ikut balap liar, mereka pun terpancing dan ikut-ikutan.

Rusli mengatakan, balapan liar sangat membahayakan tidak hanya pelaku, tapi juga masyarakat pengendara jalan yang melintas karena dilakukan di jalan yang ramai kendaraan.

Kasat Lantas berharap masyarakat dan orangtua agar lebih mengontrol anak-anaknya yang sedang keluar rumah.

Secara terpisah, Kapolres Polewali Mandar AKBP Muhammad Rifai mengatakan, telah memerintahkan kepada seluruh anak buahnya agar tidak menolerir segala bentuk kejadian yang menganggu ketertiban di bulan suci Ramadhan.

Kelebihan Bos Perempuan Dibandingkan Pria

Ilustrasi

Seiring dengan kemajuan kesetaraan gender, posisi teratas di perusahaan kini tak lagi didominasi oleh pria.

Sudah banyak tuh, wanita yang jadi pemimpin di dunia kerja. Istilah yang sering dipakai saat ini adalah lady boss.

Pria dan wanita memang beda, sehingga dalam kepemimpinan pun mereka memiliki gaya dan pendekatan yang berbeda.

Misalnya saja dalam kemampuan berkomunikasi yang dianggap lebih lincah dan juga mahir melakukan beberapa tugas sekaligus (multitasking).

Menurut Presiden Direktur Watsons Indonesia, Lilis Mulyawati, dalam kemampuan manajerial sebenarnya perempuan bisa sama dengan koleganya yang laki-laki, bahkan lebih.

Tanggung jawab pada urusan domestik semacam itu, menurut Lilis, memang tidak sebesar pada kaum pria.

Ditambahkan oleh Yenny Wahid, fenomena lady boss memberikan sentuhan yang berbeda dalam lingkungan pekerjaan.

Perempuan yang sudah berhasil mencapai puncak karier, menurut dia, berarti sudah membuktikan dirinya seorang pekerja keras.

Citra Satelit Ungkap China Bangun Kapal Induk Ketiga

Citra satelit yang diperoleh dari China Power, unit CSIS, menunjukkan adanya aktivitas di galangan kapal di Shanghai, di mana China diduga membangun kapal induk ketiga.

Sebuah citra satelit menunjukkan pembangunan kapal induk China tengah berlangsung, demikian disampaikan lembaga think tank Amerika Serikat (AS).

ChinaPower, unit dari Center for Strategic and International Studies (CSIS), merilis sebuah kapal besar tengah dibangun di Galangan Jiangnan yang berlokasi di Shanghai.

Unit CSIS itu menjelaskan meski detil tentang 002 terbatas, mereka meyakini citra satelit itu menunjukkan pembangunan kapal induk Tentara Pembebasan Rakyat (PLA).

Rumor bahwa militer China membangun kapal induk ketiga yang jauh lebih modern sudah berhembus sejak Xinhua pertama kali membeberkannya pada November 2018.

Dalam pemberitaan Xinhua, enam tahun telah terlewati sejak kapal induk kedua, pertama buatan China, menjalani uji coba dan tinggal menunggu waktu untuk dikerahkan.

Saat ini, Beijing baru mempunyai satu kapal induk yakni Liaoning yang berbobot 66.000 ton dan berusia 30 tahun.

Kapal buatan Uni Soviet itu diperoleh dari Ukraina pada 1998. Sementara kapal induk kedua masih menjalani uji coba.

Analis ChinaPower Matthew Funaiole berkata, jika kapal induk ketiga itu jadi, China bakal masuk jajaran negara terkuat.

Direktur Program Keamanan Internasional di Sydney's Lowy Institute, Sam Roggeveen berujar, kapal induk tipe 002 itu disebut meniru bentuk kapal induk AS.

Dua kapal induk China disebbut Roggeveen membuat jet tempur bisa meluncur tanpa bantuan mekanis.

"Sementara yang terbaru bakal memiliki sistem ketapel terbaru," ujarnya dikutip CNN. Antara 206-2017, PLA sudah merilis 32 kapal perang baru. Sebagai perbandingan, di periode yang sama AS hanya menelurkan 13 unit.

Kurang dari setengah milik China. Januari lalu, seorang pakar angkatan laut China menuturkan negara itu membutuhkan tiga kapal induk untuk melindungi garis pantai sekaligus kepentingan global mereka.